Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Raih Sertifikasi Rumah Sakit Syariah Pertama di Indonesia

25 Agustus 2017 Baca 272 kali Rifaldi Majid

Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Raih Sertifikasi Rumah Sakit Syariah Pertama di Indonesia

Hari Rabu tanggal 1 dzulhijjah 1438 H atau yang bertepatan dengan tanggal 23 Agustus 2017 menjadi hari bersejarah. Sejarah baru telah dilayangkan di salah satu bulan haram yang Allah ‘azza wa jalla berkahi ini. Sejarah mencatat peristiwa penting pemberian sertifikat Rumah Sakit Syariah Pertama di Indonesia.


Bertempat di Kantor Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Jl. Dempo No. 19 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat telah dilakukan serah terima sertifikat Rumah Sakit Syariah pertama di Indonesia. Sertifikat ini langsung diterima oleh Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr. Masyhudi AM, M.Kes. Demikian dari pihak DSN-MUI diwakili oleh DR. Anwar Abbas selaku Sekretaris Jenderal MUI sekaligus Sekretaris DSN-MUI.


Dr. Masyhudi yang juga adalah Ketua Umum Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) menyampaikan bahwa sertifikat ini merupakan ikhiar bersama rumah sakit Islam dibawah naungan MUKISI untuk memberikan pelayanan rumah sakit sesuai Maqashid Syariah yaitu dalam kerangka penjagaan agama (hifz al din), jiwa (hifz al nafs), akal (hifzl al aql), keturunan (hifzl al nasl) dan harta (hifz al maal).


Beliau menambahkan bahwa, semoga dengan diterimanya sertifikat ini, maka rumah sakit Islam lain di Indonesia dalam berlomba meraih hal yang sama. Jadikan sertifikat serupa ini sebagai spirit dalam melayani umat. Beliau menutup dengan ucapan penuh semangat “Mari berfastabiqul khoirot mengembangkan Rumah Sakit Syariah di Nusantara”.


Pemberian sertifikat Rumah Sakit Syariah kepada RSI Sultan Agung Semarang adalah sebagai buah kelanjutan atas penunjukkanya sebagai Pilot Project Rumah sakit syariah bersama Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul di tahun 2016 silam. Alhamdulillah, setalah dilaksankan Survey Sertifikasi pada tanggal 9 Juni 2017 oleh DSN-MUI , RSI Sultan Agung dinilai telah memenuhi persyaratan sebagai Rumah Sakit dengan prinsip syariah sesuai dengan Buku Standar dan Instrumen Penilaian Rumah Sakit Syariah yang diterbitkan oleh DSN- MUI yang terdiri dari 13 standar dan 173 elemen penilaian. Olehnya, penerimaan sertifikat ini menjadi barometer teraplikasinya terstandarnya manajemen dan pelayanan pada setiap aspek dalam semua jajaran rumah sakit dengan konsep syariah


RSI Sultan Agung Semarang telah menerapkan berbagai standar dan instrumen rumah sakit syariah, meliputi struktur organisasi rumah sakit, akuntansi dan manajemen keuangan, pemasaran, sumber daya insani, pelayanan terhadap pasien hingga pada pemenuhan obat-obatan yang tidak mengandung unsur haram. Istimewanya, di rumah sakit ini, juga dijumpai pelayanan gizi halal dan laundry syariah. Gizi halal dimaksudkan sebagai pemenuhan nutrisi yang halal lagi thoyyib. Sedangkan laundry syariah dipraktikkan bukan hanya untuk menjaga aspek kebersihan dan kenyamanan, namun kesucian pakaian.


Semoga dengan pemberian sertifikat Rumah sakit Syairah pertama di Indonesia ini, semakin menguatkan Halal lyfestyle selain sebagai kebutuhan, namun menjadi budaya yang mengakar kuat. Harapannya, rumah sakit lain di Indonesia dapat turut menyiapkan diri dan berlomba mengaplikasikan konsep syariah di Rumah sakit. Dengan ini juga, besar harapan adanya dukungan penuh yang berkelanjutan dari Pemerintah, MUI, Stakeholders, Rumah sakit dan pihak lain yang terlibat untuk terus melakukan sosialisasi konsep rumah sakit syariah untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang cerdas, sehat, dan religius.

Temukan kami

Sekretariat MUKISI

  • Jl. Cempaka Putih Tengah VI No. 12, Gedung Dana Pensiun RSIJ Cempaka Putih, Jakarta Pusat
  • 021 4226065, 4250451 Ext 366/369
  • 021 4226065
  • mukisipusat@yahoo.co.id

© 2017 Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia