Sekertariat MUKISI

Jl. Cempaka Putih Tengah VI/2A
Jakarta Pusat
Telp. 021 4226065, 4250451 Ext 366/369
Fax . 021 4226065
Email. admin@mukisi.com

Agenda Mukisi

There are no upcoming events currently scheduled.
Lihat semua agenda

Berita Terbaru

SEMINAR ANCAMAN KUALITAS MAKANAN TERHADAP KESEHATAN | Hari / tanggal                                   : Sabtu / 30 Juni 2012...

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini211
mod_vvisit_counterMinggu ini211
mod_vvisit_counterBulan ini13474
mod_vvisit_counterPengunjung131328
TIPS SEHAT MENJAGA KESEHATAN SAAT BERHAJI PDF Print E-mail
Tuesday, 09 August 2011 10:12 | Written by Endang Solihudin

Banyak penurunan kesehatan CJHI di Arab Saudi adalah akibat kelelahan fisik akibat aktifitas beribadah yang berlebihan, umumnya tidak memperhitungkan kemampuan fisik dan, bahkan mengabaikan penyakit bawaan dari daerah asal masing-masing.

Sebaiknya CJHI mempersiapkan kebutuhan:
1) membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi untuk pertolongan pertama,
2) menyiapkan pakaian sesuai prakiraan musim di Arab Saudi,
3) disiplin dan tertib dalam aktifitas baik beribadah maupun waktu
istirahat,
4) hindari pemaksaan beraktifitas berlebihan dengan keyakinan seluruh
ibadah yang dilaksanakan merupakan izin Allah SWT,
5) segera hubungi petugas terdekat jika merasakan sesuatu yang dirasakan
kurang,
+) Berdoa selalu untuk keselamatan, kesehatan, keridloan Allah SWT.

TETAP FIT SELAMA BERHAJI

Menunaikan ibadah haji tak dimungkiri memiliki sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Tak hanya kemampuan finansial, beribadah haji juga mensyaratkan kekuatan fisik agar mampu menunaikan seluruh rukun dan wajib haji. Karena itu, dibutuhkan persiapan maksimal untuk mencapai kesehatan yang optimal. Persiapan apa saja yang musti dilakukan, simak tips berikut :

1. Mengatasi Musin Dingin

Kebanyakan calon jamaah haji yang belum pernah ke Tanah Suci, sebelumnya membayangkan bahwa Arab Saudi itu hanyalah padang gersang dan panas. Anggapan itu tak seluruhnya salah, sebagian besar daratan Arab Saudi adalah padang pasir. Tapi soal panas? Nanti dulu.

Sebenarnya, di Arab Saudi ada dua musim, yakni musim panas dan musim dingin. Musim panas biasanya dimulai pada bulan April hingga Agustus. Pada musim ini sinar matahari sangat terik. Suhu udara pada siang hari bahkan bisa mencapai 55 derajat celsius.

2. Latihan Jalan Kaki

Ibadah haji membutuhkan aktifitas fisik yang lebih banyak dibandingkan dengan ibadah lainnya. Rangkaian ibadah haji banyak dilakukan dengan berjalan kaki. Ke masjid, tawaf, sa'i, ke tempat-tempat ziarah, melempar jumrah, dan kegiatan lainnya dilakukan dengan jalan kaki.

Untuk mempersiapkan aktifitas fisik yang berat selama berhaji nanti, jauh hari menjelang pemberangkatan calon jamaah haji hendaknya sudah memulai latihan fisik. Latihan fisik bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau lari-lari kecil sehabis Shalat Subuh. Tak perlu jauh-jauh. Cukup 2-3 kilometer saja. Latihan jalan kaki ini nantinya akan sangat membantu jamaah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dengan rajin latihan fisik, tubuh tidak kaget ketika nanti harus banyak berjalan kaki.

3. Kiat Sehat & Bugar Selama Naik Haji

Musim naik haji sudah di depan mata, bahkan di beberapa daerah beberapa kloter telah diberangkatkan. Namun, setiap tahunnya, musim naik haji juga selalu identik dengan banyaknya calon haji yang meninggal di tanah suci. Kendati dipandang sebagai jalan meninggal yang paling mulia, sebenarnya kondisi itu bisa diantisipasi sejak para calon haji akan berangkat maupun setelah sampai di tanah suci.

Persiapan kesehatan bagi para calon haji adalah yang sangat vital mengingat kondisi di Arab Saudi yang sangat berbeda dengan di tanah air yaitu suhu, kelembabab udara maupun sosial budayanya. Sejumlah perbedaan kondisi itu dapat mempengaruhi bahkan memperburuk keadaan kesehatan jemaah haji.

4. Tips menghadapi musim dingin di Arab Saudi

Persiapan yang harus dilakukan jemaah calon haji/jemaah untuk menghadapi musim dingin di Arab Saudi meliputi :

  1. Di Tanah Air

a)        Melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Puskemas / Dinkes Dati II setempat sehingga dapat diketahui status kesehatannya;

b)        Bagi jemaah calon haji yang sehat hendaknya membina dan memelihara kesehatannya;

c)        Bagi jemaah calon haji yang mempunyai penyakit (resiko tinggi) harus berobat ke dokter agar penyakit yang diderita terkontrol / lebih ringan;

d)        Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung nutrien (zat gizi) sesuai dengan status kesehatannya;

e)        Melakukan latihan kebugaran jasmani disesuaikan dengan status kesehatan masing-masing untuk peningkatan kualitas fisiknya;

f)         Mempersiapkan perlengkapan untuk dibawa ke Arab Saudi seperti jeket/pakaian hangat, kain ihram (bagi pria) yang terbaik, selimut, krem pelembab kulit dll;

g)        Membawa obat-obatan yang biasa digunakan / diperlukan sesuai dengan kondisi / penyakit masing-masing.

 

Add comment


Security code
Refresh

Hak Cipta © 2011 oleh MUKISI
Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islami Seluruh Indonesia